Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Warning! Polusi Udara Terbukti Sebabkan ISPA hingga Ganggu Paru-Paru Anak
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Tunggu Parah, Kenali 3 Tanda Paru-Paru Mulai Rusak akibat Asap Rokok

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:37:00 WIB
Jangan Tunggu Parah, Kenali 3 Tanda Paru-Paru Mulai Rusak akibat Asap Rokok
Jangan tunggu kondisi parah, kenali tiga tanda paru-paru mulai rusak akibat paparan asap rokok. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Jangan tunggu kondisi parah, kenali tiga tanda paru-paru mulai rusak akibat paparan asap rokok. Gejala seperti batuk yang semakin sering hingga napas terengah saat melakukan aktivitas ringan dapat menjadi alarm adanya gangguan pada organ pernapasan.

Dokter Spesialis Paru sekaligus Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI, Prof. Erlina Burhan, menjelaskan asap rokok dapat merusak saluran pernapasan secara perlahan. Kondisi tersebut sering kali tidak disadari karena gejalanya dianggap sebagai efek bertambahnya usia atau tubuh yang kurang fit.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Prof. Erlina menjelaskan asap rokok dapat mengganggu fungsi silia, yakni rambut-rambut halus di saluran napas yang bertugas membersihkan lendir dan kotoran.

“Semuanya berawal dari silia, rambut halus di saluran napas yang bertugas menyapu keluar lendir dan kotoran. Asap rokok melumpuhkan silia ini, lendir pun menumpuk dan memicu peradangan, dan di titik inilah batuk mulai lebih sering muncul,” ujar Prof. Erlina, dikutip Sabtu (15/8/2026).

Berikut 3 tanda paru-paru mulai rusak akibat asap rokok:

1. Batuk semakin sering

Batuk yang muncul lebih sering, terutama pada perokok, dapat menjadi salah satu tanda awal saluran pernapasan mengalami gangguan. Asap rokok dapat melumpuhkan silia sehingga lendir dan kotoran lebih sulit dikeluarkan dari saluran napas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut