Warga Regojamping Banyuwangi Tak Ingin Ada Pemasungan terhadap Penderita Gangguan Jiwa

Andi Mohammad Ikhbal
Tim medis mendatangi pasien kelainan jiwa yang dipasung. (Foto: Dok iNews).

BANYUWANGI, iNews.id - Warga di wilayah Regojamping, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), bertekad tidak ada lagi pemasungan terhadap orang dengan gangguan jiwa (OGDJ). Caranya dengan mamaksimalkan program Teropong Jiwa.

Teropong Jiwa kepanjangan dari terapi okupasi pemberdayaan orang dengan gangguan jiwa. Selain pemulihan dengan mengonsumsi obat, pengidap gangguan jiwa juga akan mendapat pembinaan dan pelatihan kerja.

"Kami juga melakukan deteksi dini dan sosialisasi ke warga," kata Kepala Bidang Kesehatan Jiwa Masyarakat Puskesmas Gitik, Eko Budi Cahyono, di Regojamping, Kabupaten Banyuwangi, Jatim, Senin (30/9/2019).

Pihak kecamatan hingga desa dan puskesmas membuat grup whatsapp untuk mendapatkan informasi dan laporan warga. Bila ada warga yang tampak gejala-gejala mengalami gangguan jiwa, langsung ditangani pihak puskesmas dengan program Teropong Jiwa.

Warga yang menjadi penderita gangguan jiwa diberdayakan sebagai pekerja peternakan ikan di Desa Gitik. (Foto: iNews.id/AM Ikhbal).

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pria ODGJ Mengamuk Tenteng Pedang di Sragen, 3 Warga Terluka saat Evakuasi

6 hari lalu

Lansia Tewas di Garut Bukan Dibunuh ODGJ, Ternyata Dianiaya Pria Mabuk

12 hari lalu

Pria di Sampang Nekat Bakar Rumah Orang Tua gegara Tidak Diberi Uang

13 hari lalu

3 Orang Tewas saat Karvanal Sound Horeg, Pemprov Jatim Evaluasi Aturan Kegiatan

18 hari lalu

Adik Kandung yang Tega Bacok Kakak hingga Tewas di Takalar Ternyata ODGJ

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal