8 Pekerja Migran Korban Kejahatan Penyalur di Malaysia Kembali ke Indonesia, Ini Kisahnya

Antara
Perempuan pekerja migran Indonesia yang baru kembali dari Sarawak, Malaysia, sudah tiba di PLBN Entikong, Kalimantan Barat. (Foto: Antara)

"Saya sudah dua tahun tujuh bulan bekerja di Miri, Sarawak, Malaysia. Awalnya kami disuruh kerja di rumah majikan masing-masing seperti biasa, tapi lama-kelamaan, meskipun dalam sakit tetap dipaksa terus bekerja. Kalau tidak mau bekerja sehari saja, gaji dipotong RM100 hingga RM200 serta mendapat perlakuan kasar," katanya.

Dia mengaku bekerja sebagai cleaning service (petugas kebersihan) di hotel, kantor, dan di rumah para majikan. Mereka dijanjikan gaji sebesar RM1.000 atau sekitar Rp3 juta lebih. 

Namun setelah bekerja di Malaysia, mereka hanga hanya mendapat gaji RM800. Itu pun tidak tentu.
Selain itu, saat di tempat penampungan dia dan kawan-kawannya hanya diberi beras.

Maria Sipa bekerja di Malaysia tidak melalui prosedur resmi. Dia diajak ke Malaysia oleh kawannya, yang mengatakan bahwa legalitas dan kontrak kerjanya akan diurus setiba di Malaysia. Namun setelah tiba di Malaysia, yang dijanjikan kepadanya tidak terwujud.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
3 hari lalu

Perkuat Sinergi Indonesia–Malaysia, Menteri Imipas Tinjau 46 PMI di DTI Semenyih

3 hari lalu

Menteri Imipas Pastikan Percepatan Pemulangan 46 PMI Bermasalah dari Malaysia

8 hari lalu

Truntum Cihampelas Hadir di Matta Fair Malaysia 2026, Bawa Pesona Bandung

23 hari lalu

BNPP Gelar Upacara HUT ke-81 RI Serentak di 15 PLBN dari Natuna hingga Papua

1 bulan lalu

Pengunjung Rumah Hantu di Tulungagung Tewas di Pintu Keluar, Tiba-Tiba Terjatuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal