8 Pekerja Migran Korban Kejahatan Penyalur di Malaysia Kembali ke Indonesia, Ini Kisahnya

Antara
Perempuan pekerja migran Indonesia yang baru kembali dari Sarawak, Malaysia, sudah tiba di PLBN Entikong, Kalimantan Barat. (Foto: Antara)

"Saya sudah dua tahun tujuh bulan bekerja di Miri, Sarawak, Malaysia. Awalnya kami disuruh kerja di rumah majikan masing-masing seperti biasa, tapi lama-kelamaan, meskipun dalam sakit tetap dipaksa terus bekerja. Kalau tidak mau bekerja sehari saja, gaji dipotong RM100 hingga RM200 serta mendapat perlakuan kasar," katanya.

Dia mengaku bekerja sebagai cleaning service (petugas kebersihan) di hotel, kantor, dan di rumah para majikan. Mereka dijanjikan gaji sebesar RM1.000 atau sekitar Rp3 juta lebih. 

Namun setelah bekerja di Malaysia, mereka hanga hanya mendapat gaji RM800. Itu pun tidak tentu.
Selain itu, saat di tempat penampungan dia dan kawan-kawannya hanya diberi beras.

Maria Sipa bekerja di Malaysia tidak melalui prosedur resmi. Dia diajak ke Malaysia oleh kawannya, yang mengatakan bahwa legalitas dan kontrak kerjanya akan diurus setiba di Malaysia. Namun setelah tiba di Malaysia, yang dijanjikan kepadanya tidak terwujud.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
12 hari lalu

BULOG Kuasai 4,5 Juta Ton, Cadangan Beras Pemerintah Indonesia Unggul Jauh Dibanding Sejumlah Negara Asia Tenggara

15 hari lalu

Ikut Aksi Demo Karhutla, 4 WNA asal Malaysia Diamankan Imigrasi Palangka Raya

30 hari lalu

Mayat Perempuan Ditemukan dalam Kamar Kos di Gianyar, Polisi Turun Tangan

2 bulan lalu

Polres Bengkalis Musnahkan 68,6 Kg Sabu Senilai Rp68 Miliar, Diduga dari Malaysia

2 bulan lalu

Polda Kaltim Ungkap Kasus Sabu dan Pil Ekstasi di Balikpapan, Buru Pemasok asal Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal