Berusia 151 Tahun, Rumah Betang yang Terbakar di Kalbar Ternyata Situs Budaya

Antara
Ilustrasi Rumah Betang Warga Suku Dayak di Kotawaringin Timur. (Antara/Ist)

KAPUAS HULU, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu, Kalimantan Barat menyebut Rumah Betang di Desa Nanga Nyabau yang hangus terbakar merupakan salah satu situs budaya. Rumah tersebut berusia sekitar 151 tahun.

"Rumah Betang Nanga Nyabau itu salah satu situs budaya kita," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Kapuas Hulu, Petrus Kusnaidi di Putussibau, Selasa (21/7/2020).

Dia mengatakan, berdasarkan data, rumah khas Suku Dayak Tamambaloh di Nanga Nyabau itu dibangun pada 1869. Rumah tersebut juga sudah dimasukkan dalam situs budaya.

"Tentu kami akan laporkan ke Kementerian Kebudayaan terkait kebakaran yang menghanguskan situs budaya tersebut," katanya.

Menurutnya, Rumah Betang di Desa Nanga Nyabau itu sudah beberapa kali diperbaiki. Kendati demikian, tiang-tiang rumah yang terbuat dari kayu ulin belum pernah diganti. Dia menuturkan, warga yang menempati rumah tersebut telah diingatkan untuk waspada terjadi kebakaran mengingat hampir seluruh bahan bangunan Rumah Betang terbuat dari kayu.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 jam lalu

Lahan Perhutani Jember Terbakar, Pohon Jati dan Warung UMKM Terancam

23 jam lalu

Kebakaran Ruko Warung Kelontong di Jambi, Remaja 15 Tahun Tewas di Kamar Mandi

1 hari lalu

Gudang Kayu Pabrik Furnitur Ekspor di Cirebon Terbakar, Kerugian Rp750 Juta

1 hari lalu

Kawasan Taman Nasional Way Kambas Lampung Kembali Terbakar, Habitat Gajah Terancam

1 hari lalu

Kebakaran Pasar Tambelangan Sampang, 3 Kios Ludes Dilalap Api

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal