Titik Panas di Kalbar Bertambah, Warga Diminta Waspada Terjadi Karhutla

Antara
Kebakaran hutan dan lahan di Kubu Raya. (Foto: SAR Pontianak)

PONTIANAK, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Supadio Pontianak mencatat penambahan titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah Kalimantan Barat (Kalbar). Warga diminta waspada kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"jumlah titik panas di Kalbar terus bertambah. Waspada kebakaran hutan dan lahan karena satu pekan ke depan potensi panas di Kalbar masih akan terjadi," ujar Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Supadio Pontianak, Sutikno, Rabu (4/8/2021).

Sutikno mengatakan jumlah titik panas yang terpantau sejak 18 Juli 2021 hingga 4 Agustus 2021 sebanyak 320 titik. Titik panas yang paling banyak di Kabupaten Sanggau, yakni 142 titik.

Menurutnya, warga di Sanggau, Sambas, Landak, Ketapang, dan Sintang harus waspada terjadinya karhutla. Potensi terjadinya karhutla masih menguat hingga 7 Agustus mendatang.

Meski saat ini terdapat 320 titik api di Kalbar, potensi terjadinya kabut asap belum yang mengganggu masyarakat belum terlihat. Salah satunya karena mulai turun hujan di beberapa wilayah pada siang dan sore hari.

"Mulai hari ini tanggal 4 Agustus 2021 sebagian wilayah Kalbar sudah berpotensi terjadi hujan pada siang dan sore hari," ujar Sutikno.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
5 jam lalu

Update Gempa Terkini M 4,3 Guncang Sukabumi, Getaran Dirasakan hingga Bandung

6 jam lalu

Abu Vulkanik Gunung Semeru Capai 15.000 Kaki, Lumajang dan Malang Terdampak

2 hari lalu

Kebakaran Gunung Bromo, 10 Titik Api Merambat ke Arah Bukit Teletubbies

2 hari lalu

Update Gempa Terkini M 6,2 Guncang Maluku Barat Daya, Waspadai Gempa Susulan

2 hari lalu

Gempa Terkini M 3,8 Guncang Pariaman Sumbar, Getaran Dirasakan Kuat di Padang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal