Dikendalikan dari Lapas, Narkoba di Pontianak Masuk Lewat Perbatasan RI-Malaysia

Antara
Satgas TNI menemukan 10 kilogram sabu di perbatasan RI-Malaysia di Aruk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. (Foto: istimewa)

PONTIANAK, iNews.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) Pontianak menyebut 80 persen peredaran narkoba dikendalikan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Barang terlarang itu masuk melalui perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Barat (Kalbar).

"Sejauh ini peredaran narkotika di Kalbar masuknya dari negeri seberang (Malaysia) baik melalui jalur darat maupun jalur laut," kata Kepala BNN Pontianak AKBP Ngatiya, Rabu (24/3/2021).

Menurutnya ada tiga titik perbatasan yang menjadi jalur masuk narkoba dari Malaysia ke Indonesia, yaitu di Kabupaten Sanggau, Sambas, dan Kapuas Hulu. Setelah masuk ke Indonesia, barang terlarang itu dikirim ke Pontianak dan wilayah di luar Kalbar.

"Sebagian besar arahnya ke Pontianak. Setelah dari Pontianak baru beredar ke wilayah-wilayah Kalbar dan juga luar Kalbar seperti Jakarta, Jawa, dan Sulawesi," ujarnya.

BNN Pontianak berharap kontribusi masyarakat di sekitar perbatasan, apabila melihat hal yang mencurigakan agar melapor.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
23 jam lalu

Hampir 100 Tersangka Narkoba Ditangkap di Tulungagung, 8 Perempuan

2 hari lalu

BULOG Kuasai 4,5 Juta Ton, Cadangan Beras Pemerintah Indonesia Unggul Jauh Dibanding Sejumlah Negara Asia Tenggara

4 hari lalu

Ikut Aksi Demo Karhutla, 4 WNA asal Malaysia Diamankan Imigrasi Palangka Raya

10 hari lalu

Razia Gabungan di Lampung! 42 Pengunjung Tempat Hiburan Malam Dites Urine, 6 Orang Positif

13 hari lalu

Bawa Sabu 1 Kg dari Aceh, Kurir Narkoba Ditangkap di Terminal Lubukpakam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal