Filosofi Baju Adat Dayak Dipakai Puan Maharani, Warna Merah Lambang Persatuan dan Keberanian

Reza Yunanto
Puan Maharani memakai baju adat Dayak Iban dari Kalimantan Barat di Sidang Tahunan MPR 2023. (Foto: ANTARA FOTO)

Filosofi Pakaian Adat Dayak

Pakaian adat Kalimantan Barat memiliki filosofi tersendiri. Pakaian adat dari suku Dayak misalnya, dominan warna merah, hitam, putih, dan kuning.

Warna merah melambangkan kekompakan dan persatuan serta keberanian dalam membela kebenaran. Warna putih bermakna suci. 

Sedangkan warna kuning melambangkan keagungan, kejayaan serta kehormatan. Sedangkan warna hitam melambangkan kedewasaan.

Itu dia makna filosofis pakaian adat Dayak yang dipakai Puan Maharani dalam Sidang Tahunan MPR 2023

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Izin Usaha 5 Korporasi di Kalbar Dibekukan akibat Karhutla, Tersebar di Ketapang dan Sanggau

9 hari lalu

Jaring Talenta Muda, Perindo Cup 2026 Diikuti 72 Klub se-Kalimantan Barat

11 hari lalu

1.200 Personel TNI Dikerahkan Atasi Karhutla Kalbar, Ini Instruksi Pangdam Tanjungpura

12 hari lalu

Main di Sungai Kapuas yang Surut, Remaja Perempuan di Sanggau Tewas Tenggelam

12 hari lalu

300 Brimob dari Kaltim dan Bali Dikirim ke Kalbar, Dikerahkan Hadapi Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal