Jawab Bupati Landak, Dinkes Kalbar Akui Lambat Laporkan Hasil Tes Swab

Antara
Kepala Dinkes Kalimantan Barat dr Harisson. (Foto: Antara)

"Kalau kami hanya menyelesaikan Landak, kasihan kabupaten-kota yang lain. Untuk itu harus dibagi," ujarnya.

Harisson mengapresiasi Kabupaten Landak yang sangat tinggi melakukan tes dan tracing kontak. Dia berharap pemerintah kabupaten atau kota di Kalbar yang sangat serius mengirimkan sampel swab, bisa membeli alat pemeriksa sampel swab sendiri.

"Kalau memang serius ingin mengatasi pandemi di daerahnya, kabupaten-kota belilah alat PCR sendiri seperti Kabupaten Sintang. Sehingga sampel tes usap bisa langsung diperiksa pada hari itu juga," katanya.

Sebelumnya, Bupati Landak Karolin Margret Natasha mengeluhkan lamanya hasil pemeriksaan sampel swab di daerahnya. Karolin mengklaim telah mengirim 200 sampel swab tiap pekan, sehingga total sebanyak 800 sampel dalam sebulan.

"Kami mohon pemerintah provinsi tolong dipercepatlah. Karena kami ditanya masyarakat, kok hasilnya tidak keluar-keluar," keluh Karolin di Ngabang, Minggu (4/10/2020).

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
9 hari lalu

3 Anak Sekeluarga di Majalengka Meninggal Diduga karena Virus, Keluarga Jalani Tes Swab

9 hari lalu

3 Anak Sekeluarga di Majalengka Meninggal Beruntun usai Demam, Diduga karena Virus

28 hari lalu

Update Korban Keracunan MBG Sidoarjo Bertambah Jadi 666 Santri, 53 Masih Dirawat di RS

29 hari lalu

Update Keracunan MBG di Sidoarjo: Korban Tembus 566 Orang, 88 Masih Dirawat

2 bulan lalu

Ramai Kabar 522 Pelajar Terpapar HIV/AIDS, Ini Penjelasan Dinkes Sidoarjo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal