Kalbar Defisit Cabai, Gubernur Sutarmidji Datangkan 12 Ton dari Tuban

Antara
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji. (Antara)

Sedangkan untuk memasok ke pasar-pasar tradisional, Sutarmidji menugaskan Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha untuk menjangkau seluruh pasar.

"Dari pada Perusda usahanya yang selama ini hanya kecil saja bagus dia melakukan hal-hal seperti ini untuk membantu pemerintah daerah menstabilkan harga pangan," katanya.

Tak hanya cabai, Sutarmidji mengatakan salah satu komoditas yang menyumbang inflasi yakni bawang merah.

Sutarmidji meminta masyarakat Kalbar mengembangkan komoditas cabai dan bawang merah. Hal ini penitng agar Kalbar bisa memenuhi kebutuhan lokal dan tidak terus menerus bergantung pada pasokan luar daerah.

Sedangkan untuk komoditas lain yang terkait pangan di era pandemi Covid-19 ini, menurutnya masih aman seperti beras dan sayuran.

"Beras saat ini masih stabil dan ke depan kita minta untuk swasembada beras. Perusda juga harus bisa menampung beras-beras hasil pertanian di sentra-sentra yaitu Kubu Raya, Sambas, Landak, Sanggau, dan Mempawah ini sentra produksi selalu surplus," tuturnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Berkah dari Langit! Hujan Lebat Guyur Pontianak, Kabut Asap Perlahan Menghilang

9 hari lalu

Karhutla Singkawang Masuki Hari ke-18, Tim Gabungan Kendalikan Kebakaran Lahan Gambut

10 hari lalu

Upaya Penanggulangan Karhutla Kalimantan Barat Tahun 2027

14 hari lalu

Izin Usaha 5 Korporasi di Kalbar Dibekukan akibat Karhutla, Tersebar di Ketapang dan Sanggau

21 hari lalu

Jaring Talenta Muda, Perindo Cup 2026 Diikuti 72 Klub se-Kalimantan Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal