Kejati Kalbar Selidiki Dugaan Korupsi Penerimaan Pajak BPD Rp1,5 Miliar

Antara
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat (Kalbar) Masyhudi. (Foto: iNews.id/Uun Yuniar)

PONTIANAK, iNews.id - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat (Kalbar) menyelidiki dugaan korupsi Badan Pendapatan Daerah (BPD) Provinsi Kalbar. Ditemukan potensi kerugian negara hingga Rp1,5 miliar.

Kejati Kalbar memanggil lima orang saksi, namun hanya satu yang datang memenuhi panggilan penyidik.

"Tim penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalbar memanggil lima orang saksi, namun hanya satu yang memenuhi panggilan," kata Kepala Kejati Kalbar Masyhudi dalam keterangan tertulis, Senin (17/1/2022).

Pemeriksaan berlangsung pada Jumat (14/1/2022). Saksi yang datang memenuhi panggilan penyidik adalah Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kalbar.

Masyhudi menjelaskan, dugaan korupsi penyalahgunaan pajak terjadi pada periode 2017 hingga 2020. Dugaan korupsi tersebut yakni penerimaan pajak yang tidak tercatat, denda serta tunggakan yang tidak disetor ke kas daerah.

"Dalam tahap penyelidikan telah ditemukan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh aparatur negara dan ditemukan potensi kerugian negara sebesar Rp1,5 miliar," kata Masyhudi.

Menurutnya kasus ini telah naik ke penyidikan begitu Kejati Kalbar menemukan potensi kerugian. Namun belum ada tersangka dalam kasus ini.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anggota Bawaslu Gunungsitoli Divonis 1 Tahun Penjara Kasus Pungli Honor Pokja

57 tahun lalu

Eks Pejabat Kemensos Jadi Tersangka Korupsi Bantuan Kapal Nelayan di Ende

57 tahun lalu

Hakim Bebaskan 4 Terdakwa Korupsi Kasus Penjualan Lahan Eks PTPN II

57 tahun lalu

Alasan Kejari Setop Kasus Dugaan Korupsi Wawali Bandung Erwin, Ternyata karena Ini

57 tahun lalu

Korupsi Anggaran BBM Subsidi, Eks Camat Medan Polonia Dituntut 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal