Kepala BPJN Kalbar Dedy Mandarsyah Terseret Kasus Pemukulan Dokter Koas, Kok Bisa?

Donald Karouw
Dede Febriansyah
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalbar Dedy Mandarsyah dikaitkan netizen dengan kasus viral dokter koas dipukuli. (Foto: IG/BPJN Kalbar)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat (Kalbar) Dedy Mandarsyah ikut terseret dalam pusaran kasus pemukulandokter koas di Palembang yang viral di media sosial. Dia dikaitkan netizen sebagai ayah dari Lady Aurellia Pramesri, dokter koas yang diduga memicu penganiayaan terhadap Chief Koas FK Universita Sriwijaya (Unsri) M Luthfi.

Netizen yang geram dengan kasus penganiayaan dokter koas ini lalu menguliti sosok Lady hingga muncul nama Kepala BPJN Kalbar Dedy Mandarsyah yang ditengarai sebagai ayahnya. 

Tak banyak informasi terkait sosoknya, namun dari unggahan akun Instagram @pupr_jalan_kalbar tampak keseharian tugas kerja Dedy Mandarsyah sebagai pimpinan di kantor tersebut.

Kasus ini bermula saat Lady merasa tak adil dengan jadwal jaga akhir tahun. Jadwal tersebut dibuat korban pemukulan M Luthfi yang merupakan chief koas di RS Siti Fatimah Palembang. 

Lady lalu memberitahu soal jadwal akhir tahun tersebut kepada orang tuanya. Dikabarkan ibu Lady bernama Sri Meilina atau dikenal juga dengan nama Lina Dedy dan ayah Dedy Mandarsyah.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prarekonstruksi Kasus YTR, Polisi Cocokkan Keterangan Tersangka dan Korban

57 tahun lalu

Viral Ricuh Laga Tarkam di Jember, Puluhan Penonton Keroyok Wasit usai Anulir Gol

57 tahun lalu

DPRD Jabar Dukung Hukuman Berat untuk Tersangka, Usulan Kebiri Perlu Dikaji 

57 tahun lalu

Oknum Polisi Viral Nekat Tabrak Mobil di Medan Diperiksa Propam Polda Sumut

57 tahun lalu

Viral Siswa SMP di Semarang Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Polisi Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal