Kepala Desa Terpilih di Nunukan Mundur usai Dilaporkan Pakai Ijazah Palsu

Antara
Kepala Seksi Aparatur Pemerintah dan Kelembagaan Desa, Pemkab Nunukan, Akib Makmur. (Antara)

NUNUKAN, iNews.id - Seorang kepala desa terpilih di Nunukan mengundurkan diri. Dia dilaporkan menggunakan ijazah palsu sebagai syarat pencalonan.

"Yang bersangkutan mengundurkan diri karena dilaporkan ke polisi," kata Kepala Seksi Aparatur Pemerintah dan Kelembagaan Desa Nunukan, Akib Makmur, Kamis (18/11/2021).

Dia menjelaskan, kepala desa terpilih inisial PHJ itu memenangi Pilkades serentak 2021 di Desa Sanur, Kecamatan Tulin Onsoi pada Oktober 2021 lalu.

Dia dilaporkan masyarakat menggunakan ijazah paket C sebagai persyaratan pencalonan. "Nomor ijazahnya terdaftar di Dinas Pendidikan (Nunukan) tetapi bukan namanya (Petrus Hadi Ladjar) atau nama orang lain," kata Akib.

Kemudian, Pemkab Nunukan memberikan saran kepada PHJ untuk tidak dilantik. Saran itu diberikan karena PHJ dikhawatirkan akan menghadapi proses hukum apabila tetap ingin dilantik sebagai kepala desa. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Jokowi Siap Buka Suara di Sidang Roy Suryo 5 November: Insyaallah Saya Akan Hadir

5 hari lalu

Kesal Tak Diberi Salep, Oknum Kades di Bangkalan Diduga Pukul Perawat Puskesmas

1 bulan lalu

Profil Wakil Gubernur Babel Hellyana yang Diberhentikan Sementara terkait Kasus Ijazah

1 bulan lalu

Gubernur Babel Ambil Alih Tugas Wagub usai Hellyana Diberhentikan Kasus Ijazah

1 bulan lalu

Reaksi Wagub Babel Hellyana usai Diberhentikan Sementara terkait Dugaan Ijazah Palsu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal