Pembongkaran Lapak Liar di Kubu Raya Picu Kericuhan Satpol PP dan Pedagang

Faisal Abubakar
Satpol PP membongkar warung dan lapak liar di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat mendapat perlawanan warga, Senin (31/8/2020). (iNews.id/Faisal Abubakar)

Dia mengaku membayar Rp40 juta untuk lapak yang selama ini digunakan untuk berjualan. Kendari demikian, dia mengaku tidak mengantongi izin resmi atas lapak yang dipakai untuk berdagang.

Sementara itu pihak Satpol PP Kubu Raya bersikukuh pembongkaran ini dilakukan karena warung-warung dan lapak-lapak tersebut berdiri di lokasi terlarang dan melanggar Peraturan Daerah (Perda).

Sebelum pembongkaran, pemilik warung dan lapak liar telah diberi peringatan hingga tiga kali.

"Kita sudah berikan SP 1, SP 2 dan SP 3 kepala pemilik lapak namun tidak dipedulikan oleh mereka dan terpaksa kita eksekusi dengan paksa lapak-lapak yang memang menyalahi Perda tersebut," ujar Kasatpol PP Kubu Raya Ardiansyah di lokasi, Senin (31/8/2020).

Kepala Desa Parit Baru, Musa mengatakan, pembongkaran warung dan lapak liar ini sebenarnya telah diagendakan sejak setahun lalu. Namun dari Satpol PP Kubu Raya baru merespons hari ini untuk mengeksekusi.

Menurutnya, pemilik warung dan lapak liar juga telah diperingatkan lantaran mereka berjualan di tempat yang terlarang. Namun, peringatan itu tak pernah digubris.

"Kepada pemilik lapak kita juga sudah memberitahukan hal ini bahwa tidak boleh membangun lapak di atas parit. Namun masyarakat tetap membandel untuk membangunnya," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
15 hari lalu

Eksekusi Lahan Ricuh di Kendari, Keluarga Pemilik Tanah Tiduran di Aspal Adang Alat Berat

15 hari lalu

Laga Sepak Bola Antarkampung di Tenjo Bogor Ricuh, Petugas Sempat Kewalahan Melerai

18 hari lalu

Demo Desak Bupati Gowa Mundur Ricuh, Massa Bakar Foto Husniah

20 hari lalu

Ricuh! Bus Massa AMPB Pati Diadang Petugas saat akan Bertolak ke Jakarta

21 hari lalu

Tangani Karhutla di Kalbar, Pangdam XII/Tanjungpura Terjunkan 1.200 Personel Gabungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal