Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan, mobilitas, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, penanganannya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak untuk menekan dampak kebakaran terhadap warga dan lingkungan.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, melalui program TJSL, perseroan berupaya memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam menghadapi risiko bencana.
Selain membantu pemadaman, BRI Peduli menyalurkan masker dan vitamin bagi masyarakat terdampak kabut asap, terutama warga yang masih harus beraktivitas di luar ruangan. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu mengurangi paparan asap dan mendukung daya tahan tubuh masyarakat.
“Melalui BRI Peduli, kami berupaya hadir untuk mendukung kebutuhan penanganan karhutla, baik melalui penyediaan peralatan bagi petugas maupun bantuan kesehatan bagi masyarakat terdampak. Kami berharap dukungan ini dapat membantu kelancaran upaya pemadaman, sekaligus meringankan dampak yang dirasakan warga agar mereka tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari hingga kondisi berangsur pulih,” ucapnya.