Perusakan Tempat Ibadah Ahmadiyah di Sintang, MUI Kalbar Minta Warga Tidak Anarkis

Antara
Ketua MUI Kalbar, M Basri HAR. (Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Barat (Kalbar) meminta umat Islam di Kabupaten Sintang tetap santun dan tidak anarkis terkait aktivitas jemaah Ahmadiyah di wilayahnya. MUI Kalbar menyerahkan sepenuhnya kasus perusakan tempat ibadah kepada kepolisian.

"MUI  mengajak umat Islam dalam menghadapi Ahmadiyah dilakukan secara santun, tidak anarkis dan tidak dengan kekerasan," ujar Ketua MUI Kalbar M Basri Har di Pontianak, Sabtu (4/9/2021).

Dia mengatakan, MUI Kalbar telah berkomunikasi dengan MUI Sintang terkait aktivitas jemaah Ahmadiyah. MUI Kalbar juga mengutus Ketua Komisi Fatwa MUI Kalbar ke Sintang untuk memberi pemahaman kepada Pemda Sintang dan menenangkan masyarakat.

"Namun massa tidak dapat dikendalikan sehingga terjadi peristiwa 3 September itu karena ada gejolak di lapangan," tuturnya.

Dia menegaskan sikap MUI Kalbar sama dengan MUI pusat yang telah memfatwakan Ahmadiyah menyimpang dari ajaran Islam. 

Dia berharap pihak kepolisian bisa menyelesaikan kasus perusakan tersebut secara persuasif, agar kondisi Sintang kondusif.

Diberitakan sebelumnya, tempat ibadah pengikut Ahmadiyah di Desa Balai Gana, Kecamatan Tempunak diserang sekitar 200 orang yang melakukan perusakan dan pembakaran.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
5 hari lalu

Karhutla Singkawang Masuki Hari ke-18, Tim Gabungan Kendalikan Kebakaran Lahan Gambut

6 hari lalu

Upaya Penanggulangan Karhutla Kalimantan Barat Tahun 2027

9 hari lalu

Izin Usaha 5 Korporasi di Kalbar Dibekukan akibat Karhutla, Tersebar di Ketapang dan Sanggau

17 hari lalu

Jaring Talenta Muda, Perindo Cup 2026 Diikuti 72 Klub se-Kalimantan Barat

18 hari lalu

1.200 Personel TNI Dikerahkan Atasi Karhutla Kalbar, Ini Instruksi Pangdam Tanjungpura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal