Perusakan Tempat Ibadah Ahmadiyah, Ini 4 Pernyataan Sikap MUI dan Ormas Islam Kalbar

Antara
Pernyataan sikap MUI dan Ormas Islam Kalimantan Barat terkait perusakan tempat ibadah Ahmadiyah di Sintang, Kamis (9/9/2021). (Foto: Antara)

"Keempat, mengimbau semua pihak untuk menjaga suasana sejuk, aman, damai dan harmonis," tuturnya.

Menurutnya MUI Kalbar telah meminta umat Muslim mengedepankan kesantunan dalam menyikapi masalah Ahmadiyah di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang.

"Terkait kasus 3 September 2021 di Sintang, MUI mengajak umat Islam dalam menghadapi Ahmadiyah secara santun, tidak anarkis, dan tidak dengan kekerasan," kata Basri.

MUI Kalbar telah meminta MUI di tingkat kabupaten dan kota mencermati perkembangan situasi setelah perusakan tempat ibadah Ahmadiyah di Sintang, serta menenangkan umat Muslim di wilayah masing-masing agar tidak terpancing dan terprovokasi.

Dia juga meminta semua pihak menahan diri supaya tidak memperkeruh suasana dan menyerahkan penanganan perkara perusakan tempat ibadah ini kepada aparat penegak hukum.

"Persoalan Ahmadiyah dan kerusuhan kita percayakan kepada pemerintah dan aparat keamanan atau penegak hukum," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
6 hari lalu

Karhutla Singkawang Masuki Hari ke-18, Tim Gabungan Kendalikan Kebakaran Lahan Gambut

7 hari lalu

Upaya Penanggulangan Karhutla Kalimantan Barat Tahun 2027

10 hari lalu

Izin Usaha 5 Korporasi di Kalbar Dibekukan akibat Karhutla, Tersebar di Ketapang dan Sanggau

18 hari lalu

Jaring Talenta Muda, Perindo Cup 2026 Diikuti 72 Klub se-Kalimantan Barat

19 hari lalu

1.200 Personel TNI Dikerahkan Atasi Karhutla Kalbar, Ini Instruksi Pangdam Tanjungpura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal