Ratusan Petani Kratom di Kapuas Hulu Gagal Panen akibat Serangan Hama Ulat

Antara
Petani tanaman kratom di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat saat memanen hasil. (Antara)

"Kerugian kami bisa mencapai ratusan juta rupiah," tuturnya.

Di sisi lain, harga kratom sedang anjlok di pasaran. Saat ini harga kratom kering Rp16.000 per kilogram. Jauh dari harga sebelumnya Rp40.000 per kilogram.

Karena alasan itulah petani membiarkan saja tanaman kratom mereka habis dimakan ulat. Sebab, biaya penyemprotan pestisida rutin tak sebanding dengan hasil yang mereka dapatkan.

"Satu kilogram kratom remahan itu merupakan penyusutan dari empat kilogram daun mentah. Belum lagi kami harus membayar upah untuk memanen dan menjemurnya," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
6 hari lalu

Karhutla Singkawang Masuki Hari ke-18, Tim Gabungan Kendalikan Kebakaran Lahan Gambut

7 hari lalu

Upaya Penanggulangan Karhutla Kalimantan Barat Tahun 2027

10 hari lalu

Izin Usaha 5 Korporasi di Kalbar Dibekukan akibat Karhutla, Tersebar di Ketapang dan Sanggau

18 hari lalu

Jaring Talenta Muda, Perindo Cup 2026 Diikuti 72 Klub se-Kalimantan Barat

19 hari lalu

1.200 Personel TNI Dikerahkan Atasi Karhutla Kalbar, Ini Instruksi Pangdam Tanjungpura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal