Sebelum Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh, ATC Ingatkan Pilot Bisa Berpapasan dengan Pesawat Lain

Giri Hartomo
Pesawat Sriwijaya Air SJY182 rute Jakarta-Pontianak lost contat, Sabtu (9/1/2021). Posisi terakhir di perairan Kepulauan Seribu. (Sumber: Flight Radar)

Petugas ATC meminta pilot untuk naik ke ketinggian 11.000 kaki karena bisa berpapasan dengan pesawat lain yang berangkat dari landas pacu 25L. Pada pukul 14.39.47, pesawat melewati 10.600 kaki dengan arah pesawat 046 derajat dan mulai berbelok kiri. Lagi-lagi, tuas pengatur tenaga mesin sebelah kiri kembali bergerak mundur sedangkan yang kanan masih tetap.

Petugas ATC memerintahkan pilot untuk menaikkan ketinggian pesawat menjadi 13.000 kaki dan dijawab pilot pukul 14.39.59. Komunikasi antara petugas ATC dan pilot Sriwijaya Air berakhir pada pukul 14.40.05 dengan posisi terakhir di ketinggian 10.900 kaki.

Kemudian pesawat mulai turun, sistem autopilot dinonaktifkan dengan arah pesawat 016 derajat. Posisi pesawat lalu naik (pitch up) dan miring ke kiri (roll). Pada pukul 14.40.10, FDR mencatat tuas (autothrottle) yang anomali tersebut tidak aktif dan pesawat mulai menukik. 

"Sekitar 20 detik kemudian FDR berhenti merekam data," katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
3 hari lalu

Detik-Detik Pesawat Sky Ranger Diawaki 2 Kru Jatuh dan Terbakar di Persawahan Blora

3 hari lalu

Pesawat Sky Ranger Jatuh dan Terbakar di Blora, 2 Kru Selamat sebelum Api Membesar

2 bulan lalu

Polda Kalbar Ungkap Peredaran Narkoba Skala Besar, Sita Sabu 4,3 Kg hingga Uang Rp3,8 Miliar

5 bulan lalu

Olah TKP Helikopter Jatuh di Sekadau, Ini Temuan Awal Investigasi Kecelakaan

5 bulan lalu

Selidiki Jatuhnya Helikopter PK-CFX di Sekadau, KNKT Kirim Data Mesin ke Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal