"Memang selama tidak beroperasinya feri penyeberangan mengakibatkan kemacetan di Jembatan Kapuas I dan II karena menumpuknya kendaraan yang melintasi di sana," ujarnya.
Direktur Komersial dan Teknik PT Jembatan Nusantara (JN) Feri, Solihin menjelaskan, tertundanya operasional feri penyeberangan karena kapal memerlukan perawatan docking atau annual survey.
"Alhamdulillah semua sudah dikerjakan baik berkaitan dengan mesin, bangunan fisiknya, hingga peralatan penumpang dan krunya semua sudah standarisasi," katanya.
Menurutnya dalam keadaan-keadaan tertentu sesuai dengan instruksi dari pihak Pemerintah Kota Pontianak waktu operasionalnya ditambah.
"Intinya kami ingin memperlancar arus penyeberangan. Hari Raya Idul Fitri feri penyeberangan tetap beroperasi. Kami juga menyiapkan posko pada feri penyeberangan," katanya.