Terdampak Pandemi, Pendapatan Kalbar Berkurang Rp800 Miliar

Antara
Gubernur Sutarmidji mengikuti diskusi daring Gugus Tugas Covid-19 pusat, Jumat (3/7/2020). (Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengakui pendapatan daerah berkurang Rp800 miliar. Penurunan itu disebabkan dampak pandemiCovid-19 yang juga dirasakan Kalbar.

"Pengurangan ini dikarenakan pandemi Covid-19 yang melanda Provinsi Kalbar dan Indonesia," tutur Sutarmidji di Pontianak, Jumat (7/8/2020).

Dia menjelaskan, untuk Dana Alokasi Umum (DAU) juga mengalami pengurangan sekitar Rp198 miliar. Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) diprediksi akan berkurang sekitar Rp200 miliar. Sedangkan pendapatan lain lain yang cukup besar berkurang dari Rp400 miliar menjadi Rp170 miliar.

"Anggaran tersebut berkurang karena digunakan untuk pembiayaan Covid-19," katanya.

Sutrmidji mengatakan, meski pendapatan daerah menurun, sejumlah rencana pembangunan infrastruktur tetap akan dilanjutkan. Salah satunya pembangunan Rumah Sakit Soedarso.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
12 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Sabu 11,67 Kg di Sambas Kalbar, 2 Tersangka Ditangkap

14 hari lalu

Kecelakaan Maut 2 Truk Tabrakan di Kubu Raya, 1 Orang Tewas 2 Luka-Luka

30 hari lalu

BPJPH: Sertifikasi Halal Bukan Sekadar Agama, tapi Pendorong Ekonomi Daerah dan PAD

1 bulan lalu

Berkah dari Langit! Hujan Lebat Guyur Pontianak, Kabut Asap Perlahan Menghilang

2 bulan lalu

Karhutla Singkawang Masuki Hari ke-18, Tim Gabungan Kendalikan Kebakaran Lahan Gambut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal