Titik Api di Kalbar Meningkat Drastis, BMKG Supadio Pontianak Deteksi 408 Lokasi

Antara
BMKG Supadio Pontianak mendeteksi ratusan titik api di seluruh Kalbar. (Foto: ist)

Dia menjelaskan, dari sudut pandang iklim, pemicu adanya titik api di Kalbar ini adalah terjadinya jeda hujan dan sinar matahari maksimum yang cukup lama.

Menurutnya, sinar matahari maksimum dan kurangnya tutupan awan menjadi penyebab kondisi cuaca panas dan kering. Apabila terjadi dalam periode yang cukup lama maka akan rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan, terutama di lahan-lahan gambut di Kalbar.

"Kalbar memang sensitif dengan jeda hujan, saat ini wilayah pesisir Kalbar di beberapa lokasi terpantau terjadi jeda hujan hingga lebih dari 10 hari yang menyebabkan kemunculan titik api," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
18 hari lalu

Berkah dari Langit! Hujan Lebat Guyur Pontianak, Kabut Asap Perlahan Menghilang

25 hari lalu

Karhutla Singkawang Masuki Hari ke-18, Tim Gabungan Kendalikan Kebakaran Lahan Gambut

26 hari lalu

Upaya Penanggulangan Karhutla Kalimantan Barat Tahun 2027

30 hari lalu

Izin Usaha 5 Korporasi di Kalbar Dibekukan akibat Karhutla, Tersebar di Ketapang dan Sanggau

1 bulan lalu

Jaring Talenta Muda, Perindo Cup 2026 Diikuti 72 Klub se-Kalimantan Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal