Warga Pontianak di Tepi Sungai Kapuas Diminta Waspada Pasang Air Laut

Antara
Banjir rob di Pontianak akibat pasang air laut, Jumat (4/12/2020). (iNews.id/Uun Yuniar)

Sebelumnya Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan akan lebih mengoptimalkan fungsi parit di kota. Hal itu dilakukan agar air cepat turun ke Sungai Kapuas dalam mencegah terjadinya genangan air rob.

"Parit-parit yang ada di Kota Pontianak akan kami optimalkan lagi dalam mengatasi masalah genangan air ketika musim penghujan," katanya.

Menurut dia, karakteristik Pontianak berbeda dengan daerah Pulau Jawa yang banyak pegunungan. Sungai di Kota Pontianak jika dikeruk untuk ditambah kedalamannya maka tidak cukup efektif. Sebab akan ada lagi endapan lumpur bahkan dari Sungai Kapuas juga masuk ke parit yang ada di Kota Pontianak.

"Jadi rata-rata kedalaman parit di Kota Pontianak antara 1,2 hingga 2 meter, jika melebihi angka tersebut maka akan terjadi endapan lumpur," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
18 jam lalu

Gempa Terkini M3,0 Guncang Bandung, Terasa di Kertasari hingga Pacet

24 jam lalu

Gempa Terkini Magnitudo 5,0 Guncang Manggarai NTT, Tidak Berpotensi Tsunami

1 hari lalu

NTT Diguncang 1.598 Gempa Susulan, BMKG Perkuat Pemantauan

3 hari lalu

Tsunami 1,61 Meter Terjang Manggarai NTT, BMKG Keluarkan Peringatan 2 Menit usai Gempa

3 hari lalu

Update Gempa NTT, 1 Orang Tewas Tertimpa Bangunan Roboh di Pelabuhan Maumere

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal