Menurunnya, angka stunting ini tidak terlepas dari langkah-langkah intervensi yang dilakukan melalui intervensi spesifik dan sensitif.
Menurut Azizah, intervensi sensitif sendiri dilakukan bekerja sama dengan dinas-dinas terkait melalui berbagai program, seperti bedah kampung terintegrasi. Sedangkan, intervensi spesifik dilakukan melalui bidang kesehatan yang mengena langsung kepada sasaran yaitu remaja, ibu hamil, dan anak balita.
Intervensi itu sendiri melalui program permata bunda, Bulin Tertawa, Si Kuda Peni (Kuatkan Dampingi Pengantin Sejak Dini), juga ada posyandu remaja.
“Termasuk gerakan yang hari ini kita laksanakan yaitu Gema Darling menjadi program yang sangat baik dengan mempersiapkan dari hulu,” tutur Azizah.
Bupati Noormiliyani menyambut baik gerakan ini. Dia berharap gerakan ini dapat dilaksanakan secara bertahap di seluruh SLTP dan SLTA di Batola.