Bupati Hulu Sungai Utara Tolak Wacana Penghapusan Badan Restorasi Gambut

Antara
Bupati HSU Abdul Wahid. (Foto: Antara/Eddy Abdillah)

Wahid mengatakan, selama ini seolah-olah pembangunan hanya mengandalkan daerah yang memiliki sumber daya alam, padahal daerah gambut juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wahid mengatakan, peran BRG sebagai lembaga nonstruktural di bawah Presiden RI masih sangat dibutuhkan oleh kabupaten/kota yang memiliki luasan lahan rawa/gambut yang cukup besar seperti Kabupaten HSU. Terbukti, berkat peran BRG, perajin di Kabupaten HSU bisa meningkatkan kualitas anyaman purun, kain Sasirangan berbahan alami yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Deputi III BGR Myrna A Safitri menegaskan, restorasi gambut tidak hanya bicara soal lingkungan, tetapi juga menumbuhkan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan lahan gambut.

"Seperti halnya bahan baku purun hanya bisa dihasilkan di daerah yang memiliki lahan gambut, produksi kerajinan purun ini sudah mendunia dengan nilai jual tinggi, bahkan dari lahan gambut pula banyak UMKM yang memproduksi berbagai produk pangan," katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
9 hari lalu

Karhutla di Jambi Capai 300 Hektare, Kapolda Tetapkan 7 Tersangka

11 hari lalu

Bakar 25 Hektare Lahan Gambut untuk Sawit, Warga Pelalawan Ditangkap Polisi

25 hari lalu

Palangka Raya Dikepung Kabut Asap! Kebakaran Lahan Gambut Meluas 20 Hektare

7 bulan lalu

Kebakaran Lahan Gambut di Palangka Raya, Petugas Berjibaku Padamkan Api selama 2 Hari

7 bulan lalu

Kabut Asap Tebal Kebakaran Lahan Gambut Kepung Aceh Barat, Sekolah Terpaksa Diliburkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal