KOTABARU, iNews.id – Sedikitnya 18 siswa SMPN 2 Pulau Sembilan bersama empat guru pendamping dan kepala sekolah menempuh perjalanan 17 jam mengarungi lautan menuju Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Perjalanan ini harus dilakukan demi mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di ibukota kabupaten tersebut.
Kepala SMPN 2 Pulau Sembilan Abdul Latif mengatakan, mereka ada 23 orang berangkat dari Pulau Matasirih dengan menumpang kapal ikan sejak Jumat (19/4/2019). Para siswa dan guru duduk berjejalan di palka kapal yang sempit dan bertahan saat diterpa gelombang besar sepanjang perjalanan. Bahkan sejumlah penumpang muntah-muntah karena mabuk laut.
“Ada kapal tol laut, tapi lepas jadwalnya. Jadi kami harus berinisiatif mencari kapal nelayan,” kata Latif di Kotabaru, Rabu (24/4/2019).
Dia menceritakan perjalanan mereka yang sempat mengalami masalah pada salah satu mesin kapal. Beruntung ketika itu posisi sudah dekat ke tujuan dan akhirnya tiba dengan selamat pada keesokan harinya.
Latif menuturkan, sekolahnya belum bisa melaksanakan UNBK secara mandiri karena ketiadaan perangkat computer. Ditambah lagi kendala listrik dan jaringan telekomunikasi. Karena itu mereka menumpang ujian di SMA Negeri 2 Kotabaru hingga harus melalui perjalanan tersebut.