Inilah Alasan Kenapa di Pesawat Komersil Tidak Dikasih Parasut

Punta Dewa
Alasan kenapa di pesawat komersil tidak dikasih parasut (Foto: Pexels)

Di sisi lain, parasut tidak bisa digunakan semudah memakai pelampung yang ada di bawah kursi pesawat.

Terjun dengan parasut tidak semudah dibayangkan orang awam, menurut U.S Parachute Association, tandem adalah cara termudah untuk melakukan terjun payung kalinya.

Ketika seseorang berada di atas ketinggian 18.000  kaki atau sekitar 5486 meter akan berbahaya baginya untuk keluar dari pesawat dan sesegera mungkin mengembangkan parasutnya.

Selain itu, penerjun payung juga perlu oksigen tambahan saat akan melompat di ketinggian 15.000 kaki  atau 4.572 meter karena tekanan udara sangat rendah yang memungkinkan seseorang kehilangan kesadaran.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Miris Nasib BIJB Kertajati, 6 Bulan hanya Terbangkan 7 Penumpang Komersil Non-Haji

57 tahun lalu

Gegara Tiket Penerbangan Mahal, Bandara Husein Bandung Pasang Banner Tarif Batas Atas 

57 tahun lalu

Harga Tiket Pesawat Naik Gila-gilaan, Asita NTB Minta Pemerintah Turun Tangan

57 tahun lalu

Bandung PPKM Level 3, Jumlah Penumpang di Bandara Husein Turun

57 tahun lalu

Agustus 2021, Volume Penumpang Pesawat di Jabar Anjlok 63 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal