Kiai Pengasuh Ponpes Dibacok saat Wirid di Musala, Istri dan Keponakan Ikut Dianiaya

Andrian Supendi
Ketua RMI Azun Mauzun menunjukkan lokasi Gus Farid dibacok pelaku Sakrodin di dalam Mushola Annur. (FOTO: ANDRIAN SUPENDI)

INDRAMAYU, iNews.id – Tiga orang keluarga kiai muda Nahdlatul Ulama (NU) pengasuh Pondok pesantren (Ponpes) An Nur, Kabupaten Indramayu menjadi korban pembacokan. Peristiwa berdarah itu terjadi di rumah KH Farid Ashr Wadahr atau Gus Farid, Rabu (9/3/2022).

Diperoleh informasi, pembacokan berawal ketika pelaku yang diketahui bernama Sakrodin mendatangi rumah Gus Farid. Namun, kiai muda NU itu sedang tidak berada di rumah. Pelaku kemudian ditemui istri dan keponakan.

Merasa targetnya tidak ada, pelaku tanpa basa-basi membacok istri Gus Farid, Anah dan keponakannya, Haka. 

Setelah itu, pelaku lari ke musala tempat di mana Ketua Jam’iyyah Ahlith Tarekat Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (Jatman) sedang beribadah. Pelaku lalu membacok Gus Farid. 

Ketua Rabithah Ma’ahid al Islamiyah (RMI) Azun Mauzun menceritakan detik-detik peristiwa itu terjadi. Peristiwa berawal saat pelaku Sakrodin mencari Gus Farid di rumahnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gudang Pabrik Rumah Kayu di Indramayu Terbakar Hebat 

57 tahun lalu

Wakil Bupati Indramayu Jadi Tersangka Korupsi Tunjangan DPRD, Kerugian Negara Rp18 Miliar

57 tahun lalu

Kebakaran Ruko Tempat Gym di Indramayu, 6 Motor Hangus Dilalap Api

57 tahun lalu

Tepergok Beraksi, Maling Motor di Indramayu Diamuk Massa hingga Lompat ke Sungai

57 tahun lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal