Mahfud Cerita Anaknya Dipermainkan Pelayan Publik saat Urus Izin Klinik

Harits Tryan Akhmad
Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: iNews/Riezky Maulana)

Mantan ketua MK itu menegaskan, saat ini pelayanan publik harus terbuka dan tidak boleh main-main. Para pelayan publik tak bisa semena-mena memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

“Artinya apa saudara paham, ke depan tidak boleh main-main, lebih cepat kesiapan pelayanan daripada orang yang minta dilayani,” katanya.

Di samping itu, Mahfud mengakui saat ini pemerintah sedang menuju sistem digitalisasi, termasuk juga terkait pelayanan publik ini. Dia pun berharap sistem pemerintah berbasi elektronik (SPBE) meniminalisasi kesulitan yang dialami masyarakat dan mencegah adanya praktik korupsi.

“Dengan penerapan sistem pemerintah berbasi elektronik ini diharap menekan belanja tekonologi informasi dan komunikasi. SPBE dapat disebut e-government merupakan upaya pemangkasan biaya dan waktu serta meminimalisasi terjadinya praktik korupsi yang dilakukan oleh oknum pemerintah dan mewujudkan kerja yang efisien dan efektif serta meningkatkan pelayanan publik,” ucap Mahfud.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Berujung Proses Hukum, 31 Saksi Diperiksa

57 tahun lalu

Izin Belum Lengkap, DPRD Badung Hentikan Sementara Operasional Paragliding di Kutuh

57 tahun lalu

Sidak Tempat Hiburan, DPRD Badung Temukan Pelanggaran dan Dorong Migrasi Perizinan

57 tahun lalu

Pemkab Badung Fasilitasi Kemudahan Perizinan Usaha untuk Pelaku UMKM

57 tahun lalu

Pengusaha Prediksi Penjualan Properti di Jabar Naik, Minta Perizinan Dipercepat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal