Tagihan Listrik 82.035 Pelanggan Melonjak, DPRD Kalsel Panggil Manajemen PLN

Zainal Hakim
Ilustrasi (Foto Ist)

“Ada rumah kosong yang biasanya bayar Rp200.000 sebulan, tiba-tiba di bulan Juni tagihannya di atas Rp1 juta. Lokasinya di Amuntai,” kata Gusti Miftahul.

Anggota Komisi III lainnya, H Rosehan NB juga meminta PLN UIW Kalselteng melakukan evaluasi terhadap para tenaga teknis yang melakukan pencatatan KWh meter di rumah-rumah pelanggan.

Menurut Rosehan, tentu sulit bagi Manajemen PLN UIW Kalselteng untuk selalu memastikan kinerja tenaga teknis tersebut sesuai dengan SOP. Apalagi selama dua bulan sebelumnya, pencatatan KWh meter tidak dilakukan akibat pandemi Covid-19.

Politikus Partai Gerindra, Jihan Hanifa juga meminta PLN UIW Kalselteng mengusulkan kepada PLN pusat untuk memberikan keringanan kepada pelanggan. Salah satunya, meniadakan denda dan sanksi pemutusan aliran listrik jika terjadi keterlambatan bayar.

“Saya paham penggunaan listrik meningkat karena masyarakat banyak di rumah, tapi kan ini hal yang digaungkan pemerintah juga. Harusnya ada kesesuaian kebijakan untuk memberikan keringanan apalagi di masa sulit sekarang ini,” kata Jihan.

Editor : Abay Fadillah Akbar
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sejumlah Wilayah Sumatera Gelap akibat Listrik Padam, Ini Penjelasan PLN

57 tahun lalu

Terungkap! Penjaga Kafe di Lampung Komplotan Pencuri Kabel PLN, Aksinya Tergolong Nekat

57 tahun lalu

Tragis! Kabel PLN Putus, 2 Lansia di Pinrang Tewas Tersengat Listrik

57 tahun lalu

Listrik di Banda Aceh Kembali Menyala, Disambut dengan Takbir

57 tahun lalu

Aceh Tenggara Masih Gelap Gulita Pasca-Banjir Bandang, PLN Targetkan Pekan Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal