BMKG Minta Nelayan di Kalteng Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter

Antara
BMKG minta nelayan dan masyarakat di sepanjang pesisir perairan wilayah selatan Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk mewaspadai gelombang laut setinggi 2,5 meter. (Foto: Ilustrasi gelombang/ist)

PALANGKA RAYA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tjilik Riwut Palangka Raya meminta nelayan dan masyarakat di sepanjang pesisir perairan wilayah selatan Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk mewaspadai gelombang laut setinggi 2,5 meter. Diprakirakan cuaca itu terjadi selama sepekan.  

"Waspada potensi tinggi gelombang berkisar antara 0,5–2,5 meter di wilayah Perairan Selatan Kalimantan Tengah selama sepekan," kata Prakirawan BMKG Tjilik Riwut Palangka Raya Alfandy, Senin (27/3/2023).

Pihaknya juga mengimbau masyarakat pesisir agar berhati-hati ketika beraktivitas di laut karena tinggi gelombang tersebut masuk kategori rendah hingga sedang.

Bukan itu saja, BMKG juga meminta warga pesisir waspada adanya pertumbuhan awan konvektif atau awan cumulonimbus (CB) yang berpotensi menjadikan hujan intensitas sedang hingga lebat, dan menimbulkan angin kencang, serta menambah tinggi gelombang air laut.

Dia menjelaskan, selama sepekan ke depan potensi kecepatan angin diprakirakan antara 10-20 kilometer/jam. Angin ini umumnya bertiup dari arah Barat Daya menuju Timur Laut.

Sementara, untuk kondisi cuaca wilayah Kalteng, umumnya berawan hingga hujan ringan. Namun juga berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat di sebagian besar wilayah Kalteng.

Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terekam Video 2 Kapal Penyeberangan di Flores Timur Tenggelam Dihantam Gelombang Tinggi

57 tahun lalu

KM Jaya Baru Tenggelam Dihantam Ombak di Muara Pomako Mimika, 4 Penumpang Selamat

57 tahun lalu

Dihantam Gelombang 4 Meter, Kapal Nelayan asal Banyuwangi Patah jadi 2 di Sumba Barat Daya

57 tahun lalu

Perahu Nelayan di Indramayu Tenggelam Dihantam Ombak, 1 Orang Hilang

57 tahun lalu

Longboat Tenggelam di Perairan Bibinoi Halmahera Selatan, Diduga Banyak Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal