Langit Sampit Menguning, Cahaya Matahari Redup Tertutup Kabut Asap Karhutla

iNews TV
Kabut asap akibat karhutla membuat langit Kota Sampit, Kotawaringin Timur, tampak menguning dan sinar matahari terlihat redup. (Foto: iNews TV/NORMANSYAH)

Menurutnya, perubahan warna cahaya matahari terjadi akibat proses pembiasan ketika sinar matahari melewati kabut asap.

"Itu pembiasan dari sinar matahari. Karena memang cahaya matahari tidak terpancar langsung ke bumi namun terbias kabut asap," ujarnya.

Rahmat mengatakan ketebalan kabut asap di wilayah Sampit cukup tinggi hingga menghalangi pengamatan terhadap kondisi awan. Situasi tersebut menunjukkan pekatnya asap yang menyelimuti wilayah setempat.

"Kabut asap sangat tebal bahkan awan tidak bisa kami amati," katanya.

Selain berdampak terhadap aktivitas masyarakat, kabut asap juga mengganggu operasional penerbangan. Jarak pandang yang terbatas membuat kondisi di sekitar bandara tidak memenuhi persyaratan keselamatan untuk proses pendaratan maupun lepas landas.

"Dampaknya untuk penerbangan sangat terganggu karena jarak pandang minumum tidak tercukupi untuk landing dan take off," ucapnya.

Kabut asap telah dirasakan warga selama hampir tiga bulan seiring masih berlangsungnya karhutla di sejumlah titik. Petugas gabungan dan relawan terus melakukan upaya pemadaman, terutama pada lahan gambut yang api di dalamnya masih berpotensi menyala kembali.

Kondisi tersebut membuat masyarakat berharap kebakaran segera dapat dikendalikan sehingga kualitas udara membaik dan aktivitas warga kembali normal.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
14 jam lalu

Karhutla Landa Gunung Merapi, 59 Ha Lahan Hangus

19 jam lalu

BMKG Ungkap Teknik Baru Atasi Karhutla di Gambut, Apa Itu?

1 hari lalu

Ratas Karhutla di Istana, Menhut Sebut Prabowo Soroti Serius Masalah Lahan Gambut

2 hari lalu

Pemerintah Pesan Pesawat Beriev hingga 2.000 Truk Pemadam untuk Tangani Karhutla

2 hari lalu

Kabut Asap Karhutla Lumpuhkan Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal