Polisi Sebut Ada Praktik Perjokian Minyak Goreng, Modus Tampung lalu Jual Lebih Mahal

Antara
Dirreskrimsus Polda Kaltara Kombes Pol Faisal F Napitupulu. (Foto: Antara)

TANJUNG SELOR, iNews.id - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kalimantan Utara mengakui adanya praktik perjokian atau penyimpangan minyak goreng. Modusnya dengan melibatkan beberapa pembeli dan penampung untuk dijual kembali dengan harga lebih mahal.

“Kelangkaan dipicu beberapa faktor. Ada masyarakat panic buying, ada pula praktik perjokian untuk upaya menimbun," kata Dirreskrimsus Polda Kaltara Kombes Pol Faisal F Napitupulu, Rabu (16/3/2022).

Praktik perjokian itu kata dia, misalnya ada lima orang masyarakat antre membeli, nanti di belakang itu ada yang menampung dengan membayar.

"Jadi tolong masyarakat, seperti yang disampaikan Pak Gubernur, ada joki seperti ini. Ini ada di Bulungan, di Tarakan, akhirnya minyak goreng yang dijual di supermarket, di pasar tradisional itu cepat habis,” kata Faisal.

Dia mengakui temuan praktik perjokian tersebut masih lingkup kecil sehingga tim Satgas pangan sebatas memberi peringatan dan teguran.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
6 hari lalu

Speedboat Angkut 25 Orang Terbakar di Perairan Bulungan, 4 ABK Diperiksa

6 hari lalu

Speedboat Terbakar di Perairan Salimbatu Bulungan, 25 Penumpang Panik Selamatkan Diri

14 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Bulungan Kaltara, Cek Kekuatan Magnitudonya

1 bulan lalu

Viral Minyak Goreng Bansos di Grobogan Diduga Berbau Solar, Langsung Dikembalikan Warga

2 bulan lalu

Asah Kepekaan Sosial, Peserta PKN LAN Bagikan 100 Liter Minyak Goreng ke Warga Mojokerto

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal