Warga Sampit Keluhkan Kabut Asap Karhutla Berkepanjangan, Sesak Napas dan Mata Perih

iNews
Kabut asap menyelimuti Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Rabu (21/10/2026). (Foto: iNews).

KOTIM, iNews.id - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah hingga Rabu (21/10/2026). Kualitas udara berada pada level berbahaya dengan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 1.502 berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup pukul 08.00 WIB.

Asap tebal membatasi jarak pandang di sejumlah ruas jalan. Pengendara sepeda motor maupun mobil harus lebih berhati-hati saat melintas karena pandangan terhalang kabut asap.

Dampak karhutla juga dirasakan warga yang telah menghadapi kabut asap selama sekitar tiga bulan. Sejumlah warga mengeluhkan sesak napas, mata perih, sakit kepala, hingga batuk-batuk akibat kondisi udara yang buruk.

Rahman, warga Sampit mengeluhkan kabut asap yang menyelimuti kota. Kondisi tersebut membuat warga mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

"Kabut asap tebal banget mengganggu pernapasan dan mata perih," ujar Rahman.  

Berdasarkan data ISPU Kementerian Lingkungan Hidup (LH), parameter pencemar yang menjadi perhatian di Sampit adalah PM10. Partikel PM10 merupakan partikel debu berukuran 10 mikrometer atau lebih kecil yang dapat mencemari udara dan terhirup saat bernapas.

Di tengah kondisi tersebut, warga berharap kabut asap segera teratasi agar aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan normal. Masyarakat juga perlu membatasi kegiatan di luar ruangan dan menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel pencemar.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kabut Asap Karhutla di Sampit Ganggu Kesehatan, Rumah Aman Asap Diserbu Warga

23 jam lalu

Kasus ISPA di Palangka Raya Naik Jadi 11.276, Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan

24 jam lalu

Karhutla Kembali Menyala di Sampit, Asap Tebal Ganggu Aktivitas Warga

1 hari lalu

450.000 Warga Kalteng Terdampak Kabut Asap Karhutla, Pemprov Salurkan Bantuan

2 hari lalu

Massa Segel Kantor Gubernur Kalteng, Desak Karhutla Ditetapkan Bencana Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal