Pemkot Samarinda Jajaki Kerja Sama Pengolahan Sampah dengan Wasteplant Australia

Dzulfikar Ash
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Foto: Dzulfikar Ash)

Sementara itu, Andrew Hayim De Vriesi mengatakan penggunaan teknologi pengolahan sampah makanan ini dapat juga diterapkan di Kalimantan.

"Jadi proses pengomposan itu sangat sederhana. Saya telah mengerjakan proyek ini selama kurang lebih 15 tahun," ujarnya.

Dia mengatakan proyek ini memiliki banyak keuntungan. Salah satunya sebagai media memperluas edukasi lingkungan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Dia menyebutkan biaya produksi pengolahan sampah di Australia bisa mencapai 35.000 hingga 40.00 Dollar.

"Tergantung pada strukturnya, jika dibangun di sini mungkin lebih murah. Jadi proyek ini sebenarnya dibuat agar bisa direlokasi dengan mudah," tuturnya. 

Editor : Dita Angga Rusiana
Artikel Terkait
7 hari lalu

Kebakaran di Samarinda Hanguskan Belasan Rumah, Pemadaman Terkendala Akses Sempit

18 hari lalu

Kebakaran Tenggarong Tewaskan Ayah dan 2 Anak, Bupati Kukar Turun ke Lokasi

21 hari lalu

Kronologi Bocah Tewas Jatuh dari Lantai 5 Hotel di Samarinda, Orang Tua Sedang Sarapan

21 hari lalu

Bocah 3 Tahun Tewas Diduga Jatuh dari Lantai 5 Hotel di Samarinda, Orang Tua Histeris

30 hari lalu

Pemkot Samarinda Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla dan Kekeringan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal