5 Rumah Adat Kalimantan Timur, Nomor 3 Bisa Dihuni Ratusan Orang

Reza Yunanto
Rumah Adat Kalimantan Timur salah satunya Rumah Lamin. (Foto: Instagram @orienata_fy)

Suku Paser percaya berada di sekitar aliran sungai bisa memberikan mereka kelimpahan pangan, seperti ikan, kerang, umbi-umbian, buah, juga binatang hutan yang melimpah.

Rumah adat Paser memiliki bentuk atap bangunan berbentuk limas segitiga dengan masing-masing sudut kiri dan kanan sebesar 45 derajat. Atap rumah ini terbuat dari daun nipah atau kulit kayu sungkai.

Pada area lantai bangunan ini menggunakan pohon niung atau bambu, yang dijalin menggunakan rotan dan anak anak kayu bundar. Dalam satu rumah, biasanya terdapat 3 kepala keluarga yang merupakan orang tua, anak, dan menantu.

5. Rumah Adat Wahea

Suku Dayak Wahea atau Wahau merupakan satu-satunya suku yang mendiami Kawasan sungai Tlan dan Long Msaq Teng di wilayah Wehea. Mereka tidak mengenal rumah adat lain, seperti rumah adat Lamin dan Betang.

Rumah adat bernama WAhea ini berbentuk rumah panggung dengan jembatan sebagai penghubung antar sesama suku. Umumnya mereka menggunakan pasak kayu dan rotan untuk merekatkan bangunan. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
9 hari lalu

Bangkit usai Kebakaran, Warga Kampung Adat Sade Lombok Mulai Kembali Bangun Rumah

20 hari lalu

Ratusan Rumah di Desa Adat Sade Lombok Tengah Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah

21 hari lalu

Tak Tahu Balas Budi, Pria di Kukar Coba Perkosa Wanita yang Beri Tumpangan dan Makan

23 hari lalu

Mahakam Ulu Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, Harga Sembako Melonjak 

23 hari lalu

Dilanda Kekeringan, Harga Beras di Mahakam Ulu Melambung Rp1 Juta per Karung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal