Kekerasan Anak Sulit Terdeteksi, PPPA Bandarlampung: Masyarakat Harus Aktif

Antara
Ilustrasi kasus kekerasan anak (Foto: iNews/Andi Ebha)

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Masyarakat harus aktif dan berpartisipasi untuk melakukan pencegahan kekerasan terhadap anak. Pasalnya, kasus kekerasan terhadap anak saat ini sulit terdeteksi.

"Setiap anggota keluarga dan masyarakat sekitar harus bersikap aktif dalam pencegahan dan penghentian tindak kekerasan terhadap anak ini," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Bandarlampung Sri Asiyah, Jumat (12/3/2021).

Menurutnya, kasus kekerasan anak ini sulit terdeteksi sebab masih minimnya masyarakat yang melaporkan ke pihaknya terkait persoalan tersebut.

"Bisa jadi beberapa kasus kekerasan anak di kota ini pun tidak terekspose," kata dia.

"Ini yang kita harapkan adanya partisipasi masyarakat untuk melaporkan bila ada kejadian yang menyangkut kekerasan pada anak agar memberi efek jera kepada siapapun yang ingin bertindak di luar batas," lanjutnya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
7 hari lalu

Sosok M Zulfikar Drakel, Dokter Koas FKUI Ditemukan Meninggal di Metro Lampung

7 hari lalu

Identitas Dokter Koas Meninggal di Penginapan Metro Lampung, Alumni FKUI asal Kalteng

7 hari lalu

52 Warga Tanggamus Diduga Keracunan Bubur Sumsum, Posko Kesehatan Darurat Dibuka

23 hari lalu

Dramatis! Petugas Damkar Bantu Lepas Cincin Kawin Terjepit di Jari Manis Lansia 93 Tahun

26 hari lalu

Viral Kemunculan Tapir di Mesuji Lampung, Berakhir Tragis Disembelih Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal