Remaja di Pesawaran Babak Belur Dikeroyok dan Dipukuli Sesama Santri Ponpes

Indra Siregar
Ilustrasi pengeroyokan. (Foto: Antara)

Try menjelaskan, pihaknya telah berusaha menghubungi pemilik maupun pengurus Pondok Pesantren Darul Huffas untuk memediasi supaya permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan, namun hingga saat ini tidak ada respon dari pemilik Pondok Pesantren tersebut.

"Tidak ada konfirmasi sekali dari pihak Pondok Pesantren ke orang tua, mungkin kalau anak saya tidak keceplosan saya tidak mengetahui terkait penganiayaan yang dialami anak saya. Justru saya sudah pernah menghubungi pihak pondok namun hingga saat ini tidak ada respon, maka saya langsung menempuh jalur hukum," katanya.

Dirinya mengungkapkan, atas kejadian yang dialami, anaknya sekarang sudah trauma, ingin keluar dari sekolah dan tidak ingin melanjutkan sekolahnya di Pondok Pesantren tersebut.

"Saya harap para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, korban NAP mengaku berkelahi dengan salah satu pelaku. 

"Karena selisih paham saya berkelahi dengan satu pelaku, kemudian datang lima temannya yang juga ikut memukul dan mengeroyok saya," kata NAP.

Tak lama, para pelaku mendatangi saya lagi bahkan lebih ramai hingga 15 orang yang mengeroyok saya.

"Atas kejadian itu saya mengalami luka dibagian tangan, dan dipunggung saya' timpalnya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
1 hari lalu

Oknum Kades di Banyumas Pukuli Perempuan Muda di Depan Masjid, Kini Jadi Tersangka

2 hari lalu

15 Pelaku Pengeroyokan dan Pencurian Motor di Bandung Ditangkap, 6 Jadi Tersangka

6 hari lalu

Kasus 4 Santri Terbakar di Lombok Tengah NTB, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

6 hari lalu

2 Oknum Polisi di Wakatobi Siksa 3 Remaja Ditetapkan Tersangka, Ini Motifnya

6 hari lalu

43 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Suami Aniaya Selingkuhan Istri hingga Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal