Seorang warga bernama Samsuri yang mencoba melerai turut menjadi korban. Dia terluka akibat sabetan senjata tajam di bagian tangan.
Ketiga korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit CMC Kotabumi untuk mendapatkan perawatan medis. Muqosim mengalami luka parah di bagian kepala, sementara putrinya harus menjalani perawatan intensif karena luka yang cukup serius.
Menurut Suginah, istri Muqosim bahwa dia mendapati suami dan anaknya sudah terkapar berlumuran darah setelah diserang pelaku.
Polisi yang menerima laporan segera melakukan pengejaran terhadap pelaku yang sempat melarikan diri. Kurang dari 12 jam setelah kejadian, pelaku berhasil ditangkap saat bersembunyi di rumah anaknya yang masih berada di wilayah Dusun Gunung Labuhan.
Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah parang yang diduga digunakan untuk membacok korban serta pakaian korban yang berlumuran darah.
"Motifnya dia khilaf karena ada hawa panas di bulan suro, tapi kita juga belum bisa pastikan lebih dalam. Nanti kita akan dibantu dari Pskologi Forensik untuk menentukan kejiwaan pelaku," ujar Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Cristofel.
Saat ini, pelaku telah ditahan di Polres Lampung Utara untuk menjalani proses hukum. Penyidik masih memeriksa sejumlah saksi dan mendalami motif pelaku melakukan aksi pembacokan terhadap para korban yang merupakan tetangganya.