Takut Tsunami Susulan, Ribuan Warga Lampung Ngungsi ke Dataran Tinggi

Isna Rifka Sri Rahayu
Andres Afandi
Antara
Ribuan pengungsi korban tsunami di Lampung Selatan masih bertahan di gedung sekolah dan Kantor Pemprov Lampung. (Foto: iNews.id/Andres Afandi)

LAMPUNG SELATAN, iNews.id - Ribuan warga yang berada di bibir pantai Pesisir Lampung Selatan memilih mengungsi ke sekolah-sekolah terdekat untuk mengantisipasi terjadinya tsunami susulan. Hingga Minggu (23/12/2018) gelombang pengungsi terus berdatangan.

Selain di gedung sekolah, ribuan warga dari berbagai desa di sepanjang pesisir Lampung Selatan itu juga memilih dataran tinggi karena dinilai lebih aman dari terjangan tsunami.

"Ada ribuan masyarakat yang mengungsi. Ada yang di sekolah-sekolah, di tempat dataran tinggi maupun di tempat saudaranya," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan, Ketut Sukerta.

Dia mengatakan, kondisi air laut di sepanjang Pesisir Lampung Selatan sampai nalam ini masih dalam kategori waspada. Kondisi laut saat ini, masih mengalami pasang dan gelombang ombak setinggi satu meter. "Masih waspada sampai malam ini. Masyarakat belum ada yang berani untuk pulang ke rumahnya," kata Ketut.

Tsunami pada Sabtu (22/12) sekitar pukul 21.27 WIB tak hanya mengakibatkan kerusakan beberapa sarana seperti rumah, kapal hingga kendaraan. Puluhan orang juga tewas akibat bencana itu.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik 400 Meter

57 tahun lalu

Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III, Penumpang Penyeberangan Selat Sunda Cemas

57 tahun lalu

Gunung Anak Krakatau Siaga, Aktivitas Pelayaran di Selat Sunda Masih Normal

57 tahun lalu

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat Tajam, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km

57 tahun lalu

Divonis 3 Bulan 10 Hari Kasus Pencurian Getah Karet, Mbah Mujiran dan Wahid Langsung Bebas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal