“Kami langsung turun dan membagikan masker kepada warga. Kami juga mengimbau agar warga mengurangi aktivitas di luar dan menggunakan masker apabila harus keluar rumah,” ujar Marhawi, Minggu (6/9/2026).
Sementara itu, warga Pematang Sawa melaporkan abu cukup tebal di sejumlah lokasi, termasuk wilayah Pulung Bayang dan Cukupala di kawasan Pulau Tabuan.
Pengendara kendaraan juga diminta meningkatkan kewaspadaan karena abu vulkanik dapat mengurangi jarak pandang dan membuat permukaan jalan menjadi licin.
Pemerintah mengingatkan masyarakat agar tidak panik dan tetap mengutamakan keselamatan. Warga diminta memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui kanal resmi pemerintah dan lembaga terkait.