Warga di wilayah terdampak diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah ketika hujan abu terjadi. Kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan masyarakat dengan gangguan pernapasan diminta mendapat perhatian lebih.
Bagi warga yang terpaksa keluar rumah, penggunaan masker atau pelindung pernapasan serta kacamata pelindung sangat dianjurkan. Pintu, jendela, dan ventilasi rumah juga sebaiknya ditutup untuk mencegah abu masuk ke dalam rumah.
Sumber air dan tempat penampungan air juga perlu ditutup agar tidak tercemar abu vulkanik. Makanan dan minuman yang terkena abu harus dibersihkan sebelum dikonsumsi.
Upaya mitigasi juga dilakukan pemerintah pekon di sejumlah wilayah terdampak. Di Pekon Sampang Turus, Kecamatan Wonosobo, Kepala Pekon Marhawi membagikan masker kepada warga.
Marhawi mengatakan, abu vulkanik mulai dirasakan masyarakat sejak Sabtu siang. Pemerintah pekon kemudian bergerak membagikan masker setelah menerima imbauan dari pemerintah daerah.