"Kami saat ini melakukan penyelidikan dan klarifikasi terkait dua rentetan peristiwa kekerasan yang melibatkan para siswa di sekolah tersebut guna memastikan kepastian hukum serta penanganan anak," kata Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama.
Saat ini kondisi korban patah tangan dilaporkan berangsur membaik, meski belum dapat mengikuti kegiatan belajar-mengajar di sekolah secara tatap muka. Sementara itu, korban aksi perundungan sudah kembali bersekolah seperti biasa.