800 Warga Morotai di Malut Mengungsi akibat Gempa, Ini Penjelasan BMKG

Okezone
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Sedikitnya 800 warga di Morotai Timur dan Utara, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara (Malut), mengungsi akibat gempa berkekuatan 5,3 skala richter (SR) yang terjadi Kamis (7/2/2019) pukul 17.03 WIB. Tak hanya di Morotai, gempa berkekuatan di atas 5,0 SR juga kerap mengguncang sejumlah wilayah lainnya seperti Mentawai dan Gorontalo.

Merespons kejadian tersebut, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan jika daerah-daerah tersebut memang merupakan kawasan rawan gempa.

Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono mengungkapkan, gempa yang terjadi di wilayah-wilayah tersebut dianggap sebagai kejadian yang wajar dan normal.

"Sebenarnya aktivitas gempa yang disebut itu masih dalam taraf normal," ujar Daryono, Kamis (7/2/2019).

Dia mengatakan, wilayah Morotai, Gorontalo dan Mentawai, itu semua memang kawasan sumber gempa aktif sehingga wajar kalau sering terjadi gempa. “Justru kalau tidak terjadi gempa malah berbahaya karena ada sumber gempanya kok tidak gempa," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Karanganyar Jateng, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa M6,7 Guncang Palu Terasa Kuat hingga Mamuju, Pasien RSUD Sulbar Dievakuasi

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 4,7 Guncang Sigi, Titik Pusat di Darat 9 Km

57 tahun lalu

20 Gempa Susulan Guncang Palu Sulteng usai Gempa M6,7, Terbesar Magnitudo 5,2

57 tahun lalu

Gempa Dangkal M 6,7 di Palu Dipicu Sesar Sausu, BMKG Terjunkan Tim Khusus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal