Banjir dan Longor di Gunung Tambaga Pulau Seram, 7 Penambang Ilegal Tertimbun

Antara
Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Dennie Andreas Dharmawan saat meninjau lokasi penambangan yang longsor. (ANTARA/HO-Polres SBB)

AMBON, iNews.id - Banjir dan longsor terjadi di lokasi penambangan liar batu sinabar di Gunung Tambaga, Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Pulau Seram, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku. Dalam peristiwa ini, tujuh penambang ilegal tertimbun, empat sudah ditemukan dalam kondisi dua orang tewas dan tiga hilang.

Kapolres SBB AKBP Dennie Andreas Dharmawan mengatakan, bencana longsor ini terjadi akibat curah hujan tinggi sejak Senin hingga Selasa (5/7/2022) malam. Selain longsor juga terjadi banjir.

“Ya benar, para korban penambang ilegal Batu Sinabar di sana,” ujar Kapolres, Selasa (5/7/2022) malam.

Dia mengatakan, saat ini korban yang sudah ditemukan atas kejadian tersebut baru empat orang korban. Mereka sudah dievakuasi dan dipulangkan ke keluarga masing-masing.

“Empat yang sudah ditemukan. Ada yang langsung dimakamkan di Hulung dan ada yang dibawa ke Ambon. Korban yang meninggal dan sudah ditemukan dua orang. Korban selamat juga dua orang," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 bulan lalu

4 Korban Tewas Tertimbun Longsor Tambang Emas di Pohuwato Dimakamkan, Ini Identitasnya

1 bulan lalu

Massa Penambang Bakar Kantor PT Timah di Belitung Timur, Protes Harga Murah

1 bulan lalu

Wapres Gibran Cek Infrastruktur Pascabencana Aceh Tengah, Disambut Antusias Warga

1 bulan lalu

Gempa Hari Ini M5,1 Guncang Seram Bagian Timur Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

4 bulan lalu

Gempa Terkini M 5,0 Guncang Tanimbar Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal