BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang di Ternate Tewaskan 14 Orang dan 5 Hilang

Binti Mufarida
Banjir bandang di Kelurahan Rua, Kota Ternate menewaskan 14 orang dan 5 masih hilang. (Foto: SAR)

Aam menjelaskan, kondisi tersebut diperparah dengan adanya intensitas curah hujan tinggi. “Ini pada kondisi intensitas hujan yang tinggi di saat bendung-bendung alami tidak mampu menahan debit air yang ada, maka ketika terjadi overtop airnya melimpah itu akan menggerus undertow atau bagian bawah dari sisi bendung alam ini. Sehingga bisa saja dia jebol dan kemudian volume air yang tertampung itu turun ke permukiman.”

Aam memastikan, BNPB memberikan atensi bahkan saat ini telah ditetapkan tanggap darurat selama 14 hari. Tidak hanya itu, Aam memastikan sejumlah personel juga akan diturunkan untuk ikut turun dalam proses penanganan pada masa tanggap darurat baik melalui personel maupun logistik. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
7 hari lalu

Banjir Bandang Terjang Cane Toa Gayo Lues, Puluhan Rumah Terendam

1 bulan lalu

Bogor dan Bekasi Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

1 bulan lalu

Kekeringan Landa 4 Kabupaten di Jateng, Ribuan Warga Krisis Air Bersih

1 bulan lalu

Update Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah: 1.652 Rumah Rusak, 3 Tewas dan 91 Luka-Luka

1 bulan lalu

Update Gempa M 6,7 Guncang Sulteng, 1.074 Rumah Rusak, 73 Luka-Luka dan 1 Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal