Bunuh Anak Kandung Usia 3 Tahun, Ayah di Ambon Dituntut 15 Tahun Penjara

Antara
Suasana sidang pembunuhan dengan terdakwa ayah kandung di PN Ambon. (Foto: ANTARA/Daniel Leonard)

Sementara yang meringankan, terdakwa mengakui dengan jujur segala perbuatannya sehingga memperlancar proses persidangan.

Majelis hakim menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda mendengarkan pembelaan penasihat hukum terdakwa Alfred Tutupary dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Humanum Maluku.

Diketahui, tindakan terdakwa yang sudah dipengaruhi minuman keras ini bermula dari keributan dengan paman dan adiknya. Kemudian, terdakwa memanggil korban untuk mandi sore. Saat membuka pakaian serta popok anaknya yang penuh kotoran, terdakwa langsung memukuli pantat korban sekeras-kerasnya sampai dua kali dengan tangan kanan. Akibatnya balita berusia dua tahun 10 bulan itu menangis kesakitan dan sempat didengar saksi Richard Lopies.

Anaknya itu masih terus menangis, sehingga terdakwa mencubit tubuh korban sebanyak enam kali lalu menamparnya lagi dengan tangan kanan sekuat tenaga sebanyak dua kali.  Terdakwa terus menyakiti anak kandungnya itu sampai akhirnya anaknya ini terjatuh ke arah belakang dan tidak sadarkan diri. Melihat kondisi korban sudah tidak berdaya, terdakwa merasa panik dan berusaha memberikan napas buatan. Namun korban tak tertolong dan meninggal dunia pada 27 Januari silam.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
11 hari lalu

Pengakuan Sadis Pemuda Brebes Mutilasi Ayah Jadi 10 Bagian, Kesal Ibu Dimarahi

17 hari lalu

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online di Sumedang, Dipicu Utang Rp25 Juta

19 hari lalu

Terungkap! Motif Anak Bacok Ayah hingga Tewas di Brebes gegara Sakit Hati

22 hari lalu

Polisi Dalami Motif Pembunuhan Pria Tangan Terborgol di Kendal, Hilang usai Di-PHK

23 hari lalu

Rekonstruksi Pembunuhan Gadis di Pasaman, Tersangka Peragakan 38 Adegan Keji!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal