Gempa Ambon, BMKG: Terjadi 66 Kali Gempa Susulan, Begini Penjelasannya

Antara
Aditya Pratama
Puluhan kali gempa susulan mengguncang AMbon, Maluku pasca-gempa Magnitudo 6,5. (Foto: Antara)

Pembangkit gempa itu diduga kuat adalah struktur sesar yang melintas di wilayah Kecamatan Kairatu Selatan. Dalam peta tektonik Pulau Seram tampak struktur sesar ini berarah barat daya-timur laut. Sesar ini juga memiliki pergerakan mendatar-mengiri atau sinistral strike-slip.

"Sayangnya struktur sesar yang melintas di Kairatu Selatan itu belum memiliki nama, sehingga untuk memudahkan menyebutnya dapat kita namai Sesar Kairatu," kata Daryono.

Dari hasil monitoring tersebut BMKG juga mendapati ternyata sebelum terjadi gempa M 6,5 Kamis pagi, tampak di Kairatu Selatan sudah terjadi sejumlah rentetan aktivitas gempa pembuka (foreshocks) berkekuatan kecil sejak sekitar sebulan lalu.

Peta seismisitas Maluku menunjukkan bahwa di sekitar episenter gempa Kamis pagi terdapat klaster aktivitas gempa dengan magnitudo antara 1,5 hingga 3,5 sebanyak 30 kali sejak 28 Agustus 2019 hingga 25 September 2019.

Sehingga, gempa ini menjadi contoh nyata mengenai keberadaan “Gempa Tipe 1” menurut Kiyoo Mogi (1963) ahli gempa Jepang, yaitu tipe gempa utama yang didahului oleh gempa pendahuluan atau pembuka dan selanjutnya diikuti oleh serangkaian gempa susulan.

"Harapan kami, semoga gempa susulan terus meluruh energinya dan kondisi kembali normal," ujar dia.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Jayapura Papua Malam Ini

57 tahun lalu

BMKG Ungkap Penyebab Gempa Tanggamus M4,9 Dipicu Aktivitas Sesar Aktif

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Tanggamus, Terasa hingga Bandar Lampung

57 tahun lalu

BMKG Ungkap Penyebab Gempa Pacitan Magnitudo 5,8, Warga Diimbau Waspada!

57 tahun lalu

Update Gempa M 5,6 Guncang Pacitan Jatim, Getaran Dirasakan 14 Daerah di Jateng-DIY

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal