Gubernur Malut Sherly Tjoanda Potong TPP ASN 10-20 Persen

Tim iNews
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengungkap tekanan fiskal daerah dan penurunan TKD hingga mengambil langkah memotong TPP ASN 10 persen hingga 20 persen saat apel rutin. (Foto: Pemprov Malut)

Sherly turut mengungkap belanja pegawai Pemprov Malut telah mencapai Rp1,4 triliun. Jumlah tersebut setara dengan 50 persen dari total APBD yang mencapai Rp2,8 triliun.

Besarnya porsi belanja pegawai membuat ruang anggaran untuk membiayai program pembangunan semakin terbatas. Karena itu, Sherly meminta seluruh OPD mengubah pola pikir dalam menyusun program dan anggaran 2027.

Pimpinan OPD diminta turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan kebutuhan nelayan, petani, guru, dan masyarakat. Setiap usulan program juga harus berbasis data kuantitatif serta mempunyai hasil yang dapat dirasakan publik.

“Anggaran itu bukan hak OPD, melainkan investasi rakyat. Tugas pemerintah dan ASN adalah menjadi jembatan yang mengubah harapan masyarakat menjadi kenyataan,” katanya.

Anggaran akan diprioritaskan kepada OPD yang mempunyai solusi konkret terhadap persoalan warga. Program yang tidak memberikan dampak langsung kepada masyarakat tidak akan menjadi prioritas.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 bulan lalu

Gubernur Sherly Tjoanda Bentuk Tim Penertiban Galian C di Pulau Obi Maluku

9 bulan lalu

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Datangi KPK, Ada Apa?

10 bulan lalu

Sherly Tjoanda Jadi Duta Posbankum se-Indonesia, Pastikan Akses Keadilan Masuk hingga ke Desa

12 bulan lalu

Sherly Tjoanda Jadi Mermaid Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut

1 tahun lalu

Sherly Tjoanda Kaget! Dedi Mulyadi Ngaku Dilarang Nikah Lagi oleh Sosok Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal