Imigrasi Atambua Deportasi 43 WNA Sepanjang 2022, Masuk Indonesia secara Ilegal

Antara
Petugas Imigrasi Atambua memproses pendeportasian dua WNA asal Timor Leste (pertama dan kedua kanan) melalui PLBN Mota'ain di Kabupaten Belu, NTT. (ANTARA/Kantor Imigrasi Kelas IIA TPI Atambua)

LARANTUKA, iNews.id - Kantor Imigrasi Kelas IIA Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Atambua di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur telah mendeportasi sebanyak 43 Warga Negara Asing (WNA). Jumlah WNA yang dideportasi ini selama periode Januari-Desember 2022.

Kepala Kantor Imigrasi Atambua KA Halim mengatakan, tindakan deportasi ini berkaitan dengan penegakan hukum terhadap pelanggaran keimigrasian di wilayah Indonesia yang berbatasan dengan Timor Leste sepanjang tahun 2022.

"43 WNA yang dideportasi ke negara asal akibat pelanggaran keimigrasian. Sebagian besar berasal dari Timor Leste serta ada juga yang dari China," ujarnya, Jumat (30/12/2022).

Halim menjelaskan, sebagian besar WNA dideportasi karena melakukan pelanggaran keimigrasian berupa memasuki wilayah Indonesia tanpa mengantongi dokumen perjalanan resmi alias secara ilegal.

WNA memasuki wilayah Indonesia dengan berbagai tujuan, seperti mengunjungi keluarga, mengikuti acara pemakaman serta acara adat maupun berbelanja kebutuhan pokok.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
20 jam lalu

Satgas Damai Cartenz Tembak DPO KKB di Tembagapura, Pernah Terlibat Serangan di Freeport

3 hari lalu

WNA Papua Nugini Ditangkap di Jayapura, Bawa 40 Paket Ganja Seberat 500 Gram

17 hari lalu

Respons Ni Luh Djelantik soal Viral Klub Lari di Bali Diduga Tolak WNI: Ini Tanah Kami!

17 hari lalu

Viral Klub Lari di Bali Diduga Diskriminatif, Tolak WNI dan Hanya Terima Warga Asing

27 hari lalu

Kabur ke Perbukitan, WNA Inggris Curi Tas Turis Prancis Ditangkap di Nusa Penida

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal