Ketua DPRD Maluku Utara Diperiksa KPK jadi Saksi TPPU, Segini Harta Kekayaannya

Ismail Sangaji
Rumah Ketua DPRD Maluku Utara Kuntu Daud yang diperiksa KPK sebagai saksi kasus TPPI eks Gubernur Malut. (Foto: MPI)

TERNATE, iNews.id - Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Kuntu Daud memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tersangka eks Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba (AGK). Pemeriksaan Kuntu Daud ini diduga berkaitan dengan aliran uang yang diterimanya.

"Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi dugaan tindak pidana korupsi (TPK)/tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka AGK," kata juru bicara KPK, Tessa Mahardhika.

Kuntu Daud terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku Utara periode 2019-2024 daerah pemilihan Kabupaten Halmahera Selatan dari PDIP. Dia kemudian terpilih lagi pada Pileg Februari 2024 dengan daerah pemilihan yang sama.

Kuntu Daud memiliki sebuah rumah mewah yang terletak di Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate. Rumah mewah dua lantai itu dibangun ditengah pandemi Covid-19 sejak tahun 2020 lalu.

Sementara dari laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), Kuntu Daud tercatat memiliki tanah dan bangunan seluas 258 meter persegi yang terletak di Kota Ternate senilai Rp850 juta yang merupakan hasil sendiri.

Kemudian alat transportasi dan mesin berupa motor Yamaha SE88 tahun 2015 senilai Rp15 juta merupakan hasil sendiri. Motor Yamaha tahun 2016 hasil sendiri senilai Rp25 juta. Mobil Honda HR-V tahun 2019 hasil sendiri senilai Rp200 juta.

Kuntu juga memiliki kas dan setara kas senilai Rp3.048.486.803. Dengan demikian, total harta kekayaan yang dimiliki politisi PDIP ini sebesar Rp4.138.486.803 (4,1 miliar). Kuntu terakhir melaporkan LHKPN pada 6 Maret 2024 untuk periodik 2023.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
3 hari lalu

Eks Jubir KPK Johan Budi Sambangi Rumah Jokowi di Solo, Ini yang Dibahas

16 hari lalu

Geledah Disdikbud Bogor, KPK Angkut 2 Koper Kasus Potong Upah Pegawai Rp1,5 Miliar

18 hari lalu

Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Gatot Heroe Ditahan KPK usai Diperiksa 7,5 Jam

20 hari lalu

KPK Sita Dokumen Rektorat Unsoed terkait Kasus Suap, Ini Kata Plt Rektor

23 hari lalu

Kena OTT KPK, Begini Modus Suap Rektor Unsoed dalam Penerimaan Mahasiswa Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal